6 Tersangka Mafia Bola Diserahkan Ke Kejari Banjar Negara

6 Tersangka Mafia Bola Diserahkan Ke Kejari Banjar Negara – Unit Pekerjaan Anti Mafia Bola menyerahkan enam terduga pendapat penataan score pada Kejaksaan Negeri Banjarnegara. Pergeseran itu dilaksanakan lantaran memandang berkas serta barang faktanya telah komplet.

Penyerahan enam terduga pendapat penataan score, anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah yang anggota Komite Eksekutif PSSI Tjan Ling Eng alias Johar; bekas anggota Komite Wasit Priyanto serta anaknya Anik Yuni Artika Sari, Direktur Penempatan Wasit PSSI Mansyur Lestaluhu; dan wasit kompetisi Nurul Safarid, dilaksanakan Rabu (10/4/2019). Mereka kenakan rompi kuning serta diborgol.

Perpindahan terduga dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Banjarnegara itu dilaksanakan dengan kendaraan taktis atau rantis. Mereka dijaga satu patwal, dua voorrijder, tiga mobil Satgas, serta satu patwal lain.

Pengungkapan perkara ke enam terduga itu berasal dari laporan bekas Pimpinan Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani perkara mafia bola. Persibara main di Liga 3.

Dalam temu wartawan, Ketua Klub Media Satgas Anti Mafia Bola, Argo Yuwono, mengemukakan jika penyelidikan Satgas Anti Mafia Bola atas laporan Lasmi pada 21 Desember telah komplet.

“Jadi, ada enam terduga. Selanjutnya dari enam terduga itu dibikin empat berkas masalah penyelidikan pada 4 April 2019 dikatakan komplet. Baik itu syarat-syarat formal serta materiil,” kata Argo, yg dibarengi dua perwakilan dari Kejaksaan Agung.

“Serta dari 26 saksi yg ada, serta tiga saksi pakar dan barang untuk bukti dua kotak itu diambil alih dari Ibu Lasmi. Dari enam dokumen dari Lasmi serta 220 dokumen dari enam terduga barusan, selesai step ke-2 kami berikan ke pengadilan negeri Banjarnegara,” ia menerangkan.

“Beberapa terduga langsung kami berangkatkan dengan pengawalan faksi kepolisian,” ia memberikan tambahan.