Home / Berita Umum / BNN Kota Batu Tangkap Oknum ASN Karena Kedapatan Edarkan Sabu

BNN Kota Batu Tangkap Oknum ASN Karena Kedapatan Edarkan Sabu

BNN Kota Batu Tangkap Oknum ASN Karena Kedapatan Edarkan Sabu – Tubuh Narkotika (BNN) Kota Batu tangkap pelaku Pegawai Sipil Negara (ASN) lantaran ditemui mengedarkan sabu. Pegawai berinisial AH (46), saat ini dalam proses kontrol.

Penangkapan berasal dari laporan masyarakat, apabila ramai peredaran narkotika di lokasi Jalan Samadi, Desa Pesanggrahan, Kota Batu. BNN lantas lakukan tindakan cepat dengan mempelajari kabar itu.

Petugas BNN pada akhirnya menangkap aktor dalam suatu kos di area Jalan Samadi bersama dengan tanda bukti narkotika.

“Petugas BNN Kota Batu sudah sukses mengamankan seseorang Pegawai Sipil Negara (ASN) Pemkot Batu. Aktor diamankan dalam suatu rumah kos bersama dengan barang buktinya,” papar Kepala BNN Kota Batu AKBP Mudawaroh pada wartawan di kantornya Jalan Sutam Hasan Halim, Kota Batu, Rabu (27/2/2019).

Hasil pengumpulan bukti-bukti sesaat AH setiap harinya berdinas di sisi pemerintahan disangka kuat memakai serta mengedarkan sabu-sabu.

Bekas Kepala BNN Lumajang ini pun memberikan, ketika petugas BNN kerjakan penangkapan, terduga tidak pingin buka pintu kamar.

“Terduga AH ini pada kala dapat diamankan, tidak pingin buka pintu kamarnya. Bahkan juga, tampak seperti buang suatu di kloset toilet kamar mandi, yg kami sangka itu jadi narkotika type sabu. Hingga petugas kerjakan usaha paksa dengan merusak pintu kamar mandi itu,” tutur Mudawaroh.

Petugas mengambil alih tanda bukti satu plastik kecil dalam kotak berisi sabu seberat 1,56 gr, satu plastik kecil dalam kotak berisi sabu seberat 1,68 gr, dua plastik kecil dalam kotak berisi sabu seberat 1,57 gr, dua buah telephone seluler, satu klip plastik berisi ganja seberat 8,6 gr, satu toples kecil berisi ganja seberat 44,37 gr, sebuah pipet kaca berisi bekas sabu, sebuah timbangan digital, sebuah tinbangan digital merk CHQ, dua bungkus plastik berisi klip plastik kecil kosong, satu set alat hisab sabu (bong).

Diluar itu Uang tunai sebesar Rp 400 ribu serta Rp 300 ribu, sebuah ATM BCA, satu bendel print out transfer BCA, dua buah buku rekapan, sebuah sedotan (sekop), sebuah botol kecil berisi air alkohol.

“Terduga ini mengaku bila berdinas di Sisi Pemerintahan Pemkot Batu. Bahkan juga terduga ikut mengaku mulai memakai sabu sejak lulus kuliah, akan tetapi sudah sempat berhenti lama seputar dua tahun yang lalu, aktif kembali menggunakan sabu lantaran jadi pelarian dari permasalahan internal keluarga,” ungkap Mudawaroh.

Lantaran tingkah lakunya konsumsi barang haram, saat ini terduga terancam klausal 114 ayat (1) Junto klausal 112 ayat (1) serta klausal 111 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika dengan ultimatum hukuman penjara sangat singkat 4 tahun serta sangat lama 20 tahun.

About admin

Agen Sbobet