Home / Berita Umum / KPU Harus Bisa Jauhi Tindakan Pro Kontra

KPU Harus Bisa Jauhi Tindakan Pro Kontra

KPU Harus Bisa Jauhi Tindakan Pro Kontra – Gerindra mempermasalahkan eks pengurus group pendukung Jokowi yg jadi komisioner KPUD di Sumatera Barat. Perkumpulan buat Pemilu serta Demokrasi (Perludem) beranggapan KPU selayaknya menyikapi perihal yang bisa mengakibatkan pro kontra.

” Harusnya KPU jauhi tim seleksi yg bakal mengakibatkan perbincangan mengenai kemandirian serta netralitas kerjanya. KPU kan miliki banyak ada pilihan. Pada banyak ini, butuh mencari tim seleksi yg tak ada bayang-bayang atau diidentifikasi dari kapabilitas politik apa pun, ” kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini, waktu dihubungi, Minggu (24/6/2018) malam.

Titi menyampaikan dengan cara ketentuan memanglah tiada kriteria yg melarang anggota timses atau ormas atau organisasi yg berhubungan dengan capres atau kepala daerah. Akan tetapi, KPU juga mestinya pilih tim seleksi atau komisioner yg tidak mempunyai afiliasi politik buat jauhi rintangan kerja.

” Apabila saya berpandangan KPU mestinya pilih timsel (tim seleksi) yg netral serta bebas dari keperluan politik partisan serta yg paling terutama tidak diragukan netralitas serta independensi, ” kata Titi.

Menurut dia, KPU musti jalankan pelajari atas penunjukan komisioner serta tim seleksi itu. Hal semacam ini semata dilaksanakan biar kondisi mendekati pilkada konsisten kondusif.

” Itu kan sistem penentuan tim seleksi itu, menurut saya, KPU bisa saja jalankan pelajari atas penentuan tim seleki. KPU dapat jalankan pelajari serta pertimbangkan timsel. Ini suatu hal yg umum. KPU yg paling berwenang, ” ucap Titi.

Pada awal mulanya di kabarkan, Gerindra menyebutkan ada anggota Projo (Pro Jokowi), diangkat jadi tim seleksi serta komisioner KPUD di Sumbar. Gerindra menuding itu yaitu trick Jokowi buat mencetak kemenangan di Sumatera Barat yg pada Pilpres 2014 didominasi pemilih Prabowo Subianto.

Anggota timsel anggota KPUD buat Kota Padang Panjang serta Kota Pariaman yg dipermasalahkan Gerindra bernama Taufik. Diluar itu, ada juga Ory Sativa Syakban yg duduk menjadi anggota KPU Kabupaten Pariaman. Di web site Projo, Ketua DPC Projo Kota Pariaman dijabat oleh Taufik sesaat Sekretaris dijabat oleh Ory Sativa Sakban.

KPU telah mengklarifikasi anggota timsel serta komisioner KPUD di Sumatera Barat yg dituding menjadi anggota group Jokowi yakni Projo. Mereka mengakui bukan hanya anggota Projo.

” Ini telah kita klarifikasi tempo hari. Bukan hanya, pernyataan dia bukan hanya (anggota Projo), ” kata Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (24/6).

Disamping itu, Ketua Projo Budi Arie Setiadi menyebutkan orang itu pada awal mulanya memanglah pengurus Projo, akan tetapi telah mundur saat sebelum jadi komisioner KPUD.

” Yg berkaitan telah mengundurkan diri. Kami mengetahui ketentuan. Saya telah berikan terhadap seluruhnya pengurus PROJO di seluruhnya Indonesia biar kader serta pengurus Projo yg mau jadi komisioner KPU mesti mengundurkan diri, ” kata Budi dalam keterangannya, Minggu (24/6).

About admin

Agen Sbobet