Home / Berita Umum / Pemuda Lamongan Berkreasi Buat Lampu Hias Berbahan Dasar Pipa Paralon

Pemuda Lamongan Berkreasi Buat Lampu Hias Berbahan Dasar Pipa Paralon

Pemuda Lamongan Berkreasi Buat Lampu Hias Berbahan Dasar Pipa Paralon  РBeberapa pemuda di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan berkreasi dengan membuat lampu hias memiliki bahan basic pipa paralon atau pipa PVC.

“Lampu hias memiliki bahan basic pipa paralon ini awalannya sebab kami ingin manfaatkan barang yang telah ada ditempat kami, sebab umumnya pipa paralon yang kami pakai ini dipakai menjadi alat untuk mengairi sawah,” jelas Herman, salah satunya inisiator lampu hias ini waktu terlibat perbincangan, Selasa (25/9/2018).

Lampunya juga mempunyai beberapa motif yang bisa sesuai dengan keinginan pasar. “Lampu hias ini begitu pas bila dipasang di ruangan tamu rumah atau hotel. Bahkan juga ada yang membuatnya jadi hiasan untuk acara-acara spesifik,” katanya.

Menurut Herman, proses pembuatan lampu hias ini dapat begitu gampang. Awalannya, pipa paralon dipotong sama dengan bentuk lampu hias yang diharapkan, diteruskan dengan proses pembuatan motif di pipa paralon.

Motifnya dibikin lewat cara cetak gambar di bagian pipa. Gambar motif juga dapat didapatkan langsung dari customer. “Baru sesudah ada gambar, kita mengukirnya dengan alat spesial yang dapat tembus pipa ini,” tuturnya.

Herman memberikan, untuk proses pembuatan, pihaknya mengakui masih tetap mengerjakannya dengan manual. Diluar itu, sebab beberapa tenaga ada juga yang masih tetap berkuliah, jadi umumnya mereka kerjakan pesanan pada malam hari.

“Jika siang kuliah, menjadi kami mengerjakannya pada malam hari. Sebab semua proses juga masih tetap manual, ke depan kami mengharap dapat memakai mesin supaya bertambah cepat,” katanya.

Herman memberikan, dengan dibantu lima partnernya, ia dapat kerjakan 70 kap lampu hias perminggu. Harga nya juga sesuai dengan tingkat kesusahan motif yang ada. Makin susah, saya Herman, jadi harga akan makin mahal. Lampu hias dari paralon ini di jual di harga mulai Rp 75 ribu.

Tidak diduga, walau baru hanya industri rumahan, Herman mengakui lampu hiasnya telah tembus pasar sampai ke Ciamis, Tasikmalaya, serta Bandung. “Karena sosial media, Beberapa barang kami juga di kirim ke Kalimantan,” ujarnya.

About admin

Agen Sbobet