Home / kriminal / Polisi Tangkap Komplotan Pembobol Server Minimarket

Polisi Tangkap Komplotan Pembobol Server Minimarket

Polisi Tangkap Komplotan Pembobol Server Minimarket – Polisi tangkap komplotan pembobol server PT Indomarco Prismatama (Indomaret). Dua pemeran dari komplotan itu yakni eks pegawai di sektor IT berinisial EG (24) serta IT (22).

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, komplotan itu mengerjakan illegal access atau hacking pada server PT. Indomaret buat beli voucher game online di UNIPIN serta Google Play. Komplotan terdiri dalam empat pemeran yakni EG (24), IT (22), LW (24), serta BP (25).

Asep mengatakan andil semasing pemeran. Di sebutkan, EG serta IT yaitu pemeran pokok. EG serta IT memahami username serta password di tiap-tiap gerai Indomaret yg ada pada lokasi.

“Yg mengenai dahulu sempat kerja di Indomaret lokasi Palembang. Akan tetapi disingkirkan sebab sempat mengerjakan tindak pidana penipuan,” kata Asep di Bareskrim Polri, Jumat (12/4).

EG serta IT mengerjakan remote akses ke jaringan internet beberapa ratus gerai Indomaret di banyak daerah di Indonesia yaitu Malang, Jakarta, Makassar, Samarinda, Yogyakarta, serta Medan. Lantas, EG serta IT bertransaksi beli kode voucer game online UNIPIN serta Google Play.

“Peraturan buat beli voucher UNIPIN atau Google PlayPlay mesti gunakan IP Indomaret yg ada pada lokasi semasing. Di sini pemeran cukuplah membuka di lokasi Palembang seakan-akan ada transaksi pada Indomaret terhadap UNIPIN baik itu berkaitan serta voucher game online atau voucher Google Play,” tutur ia.

Tertulis, EG serta ET udah bertransaksi beberapa ribu kali. Setelah itu giliran LW, serta BP yg bertindak pasarkan voucher ke pembeli. LW serta BP jual di bawah harga pasar. Contohnya harga normal satu voucer Rp 500 ribu di jual di harga Rp 250 ribu.

Mengakibatkan, tindak kejahatan itu pihak Indomaret alami kerugian sampai Rp 2,5 miliar.

“voucher-voucher yg udah sukses diambil oleh pemeran ini dimasukkan ke satu e-mail buat dikumpulkan oleh RW serta BP. Satu account maksimum menyimpan sampai Rp 23 juta,” tutur ia.

“Lantas di jual 1/2 atau sekitar Rp 10 juta,” tandas ia.

Selain itu, Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes (Pol) Dani Kustoni mengemukakan, masalah ini tersingkap sebab tersedianya keraguan PT Indomaret berkaitan transaksi meresahkan pembelian kode voucer game online UNIPIN serta Google Play.

“Akhir bulan akan ada tagihan dari indomaret pusat buat gerai Indomaret yg pesan pembelian voucer game online UNIPIN serta Google Play,” tutur ia.

“Nah ini yg berlangsung yaitu induk pusat Indomaret pusat sewaktu mengerjakan penagihan terhadap Indomaret yg pesan voucher barusan itu Indomaret tak pernah terasa mengerjakan transaksi hingga ini dia ketidak-pasan yg diketemukan oleh Indomaret yg ada pada pusat Indomaret lokasi tak pernah mengerjakan transaksi tapi ada transaksi,” katanya.

About admin

Agen Sbobet