Home / Uncategorized / Seorang Siswa SMP Alami Cacat Permanen Akibat Dikroyok 3 Remaja

Seorang Siswa SMP Alami Cacat Permanen Akibat Dikroyok 3 Remaja

Seorang Siswa SMP Alami Cacat Permanen Akibat Dikroyok 3 Remaja – Seorang Remaja Alami Cacat Permanen Akibat Dikroyok 3 Siswa SMP – Tak tahu setan apa yang merasuki 3 remaja ini, Rifki Ardiansyah dengan kata lain Wangge (19) , Rafli dengan kata lain Jambrong (22) serta AB (12) . Cuma karena tersinggung waktu sama sama pandang, mereka tega menganiaya seseorang bocah ABG (Anak Baru Gede) berinisial FH (13) dengan sebilah celurit.

Karena penganiayaan senjata tajam, FH mesti memperoleh perawatan intensif di tangan kirinya. Tim dokter juga lalu menentukan utk mengamputasi satu diantara jari korban karna luka sobek yang cukup kronis.

Peristiwa berjalan pada Sabtu 21 Oktober 2017 di Perumahan Palem Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) , seputar jam 23. 00 WIB. Saat itu, FH serta berapa kawannya tengah asik nongkrong di area.

Tidak lama kemudian, beberapa aktor yang tengah melintas mendadak hampiri FH. Satu diantara salah satunya, mencabut sebilah celurit serta segera menebas ke area kepala korban.

FH pernah menangkis sabetan senjata tajam dengan tangan kiri. Akhirnya, meskipun tidak melukai kepalanya tapi celurit itu merobek area jemarinya sampai dinyatakan cacat permanen.

” Awalannya sama sama simak, tersinggung serta segera peristiwa. Beberapa Tersangka mendadak menuduh korban sudah memukul kawannya, itu cuma jadikan argumen penguat beda oleh beberapa tersangka utk lakukan aksinya, ” jelas AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel, Selasa (20/2/2018) .

Pihak keluarga korban lalu memberikan laporan kekerasan sadis beberapa aktor ke Mapolres Tangsel. Berdasar pada hasil visum serta surat LP : 792/K/XI/2017/SPKT Res Tangsel lepas 07 November 2017, lalu polisi lakukan penyelidikan.

Baru pada Senin 19 Februari 2018, seputar jam 13. 30 WIB, petugas sukses meringkus tersangka Rifki Ardiansyah dengan kata lain Wangge di Gang H Kana, daerah Peninggilan, Ciledug, Kota Tangerang.

Dari hasil pengembangan, dua aktor yang lain semasing Rafli dengan kata lain Jambrong serta AB bisa ditangkap juga di daerah Tangerang Kota. Namun petugas sampai saat ini, masih tetap menjejak kehadiran tanda bukti berwujud sebilah celurit yang dipakai aktor.

Karena aktor berinisial AB masih tetap berumur di bawah usia, petugas memohon pendampingan kontrol dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kemenkumham dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Wanita serta Anak (P2TP2A) .

” Lakukan Diversi sesuai sama Undang Undang Nomor 35 Th. 2014 perihal Perlindungan Anak, karna ada satu diantara tersangka yang berusia di bawah 14 th. utk dikerjakan pengalihan type hukuman, ” terang Alex.

Atas tingkah lakunya, beberapa tersangka dijerat dakwaan masalah kekerasan kepada anak di bawah usia, seperti disebut dalam Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 th. 2014 atas Perubahan UU RI Nomor 23 th. 2002 perihal Perlindungan Anak Juncto Pasal 170 KUHP.

About admin

Agen Sbobet