Home / Berita Umum / Tertangkap Ada Narkotika Di Dalam Lapas

Tertangkap Ada Narkotika Di Dalam Lapas

Tertangkap Ada Narkotika Di Dalam Lapas – Masyarakat binaan Lapas klas I Lowokwaru, Kota Malang, tertangkap menaruh narkotika. Masalah itu tersingkap dari kontrol teratur petugas lapas pada masyarakat binaan.

” Kami dapatkan narkotika serta obat-obatan, tersebut perlengkapan memakai sabu punya salah satunya WB (masyarakat binaan), ” kata Kalapas Lowokwaru Farid Junaedi waktu di konfirmasi, Selasa (7/8/2018).

Kalapas menuturkan masyarakat binaan itu berinisial AS asal Dampit, Kabupaten Malang. Masyarakat binaan itu menempati kamar 11 blok 10, adalah blok beberapa napi masalah narkotika.

Waktu kontrol teratur, petugas temukan sabu seberat 3 gr, daun ganja kering, 33 butir pil warna biru, alat hisap sabu dan hp.

Ada hp, 33 butir pil, alat hisap, sabu diketemukan di kamar AS. Dia adalah masyarakat binaan masalah narkotika dengan hukuman 7 tahun, telah melakukan seputar 3 tahunan, ” papar Farid.

Untuk perlakuan selanjutnya, Lapas Lowokwaru menyerahkan AS bersama dengan tanda bukti narkotika ke Polres Malang Kota. Sesaat AS belumlah mengaku detail asal muasal narkotika yang didapat.

” Pendapat telah lama, bukan dikonsumsi sendiri. Turut di tawarkan pada masyarakat binaan lainnya. Dari tempat mana aslinya, kami masih tetap selidiki. Untuk perlakuan kasusnya kami limpahkan ke polisi, ” jelas Farid.

Dalam penyelidikan awal, petugas juga membuka keterlibatan napi lainnya. Sekarang, kedua-duanya tengah melakukan kontrol di Polres Malang Kota. ” Peningkatan ada dua orang yang ikut serta, telah kami limpahkan ke polisi, ” tutur Farid.

Farid menuturkan, blok ditempati AS adalah tempat spesial buat masyarakat binaan masalah narkotika. Sampai sekarang, belumlah di ketahui bagaimana narkotika dapat tembus pengawasan cukuplah ketat yang diresmikan.

” Kami sudan cukuplah ketat dalam pengawasan. Kontrol teratur juga dikerjakan untuk semua masyarakat binaan, ” tegasnya.

Farid juga mengutarakan, jika Lapas Lowokwaru dalam keadaan overload. Daya tampung normal sekitar 1. 000 orang, sekarang dihuni sampai 2. 850 masyarakat binaan.

” Tempo hari kita pindahkan 25 masyarakat binaan ke Madiun. Karena kemampuan kami overload sampai 2. 850 orang sekarang ini, ” ujarnya

About admin

Agen Sbobet