Home / Berita Umum / Wanita 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan Duda Kesepian di Pacitan

Wanita 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan Duda Kesepian di Pacitan

Wanita 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan Duda Kesepian di Pacitan – Kesepian selesai bercerai, bikin Riyanto (25) gak kuasa membendung nafsu. Pria penduduk Kecamatan Tegalombo, Pacitan ini nekat menyetubuhi anak dibawah usia sampai 3 kali satuhari. Korbannya seseorang siswi SMP di Kecamatan Bandar.

” Sebab saya sungguh-sungguh menyintai dia (korban) pak. Saya sungguh-sungguh sayang serta mau menikah dengan dia, ” jawab pemeran di tanya penyidik kala launching di Mapolres Pacitan, Senin (12/8/2018).

Pertemuannya dengan korban yg baru berumur 14 tahun berasal dari social media. Sepanjang 3 bulan, kedua-duanya mendalam berkomunikasi. Percakapan lantas menuju pada sumpah serapah buat membawa sang anak ke pelaminan.

Satu pagi, pemeran tawarkan layanan menjemput korban ke rumah. Alih-alih mengantar ke sekolah, pemeran membawa korban dengan sepeda motor ke satu gubuk wisata di Dusun Grigak, Desa Kemuning. Di situlah perbuatan seperti suami istri dilaksanakan pemeran sampai 3 kali.

” Menjadi terduga ini menjemput korban ke tempat tinggalnya. Tak diantar ke sekolah namun dilaksanakan sampai malam hari lebih kurang jam 22. 30 WIB, ” jelas Kasubbag Humas Polres Pacitan, AKP Djamin terhadap wartawan.

Raibnya korban sampai mendekati larut malam pastinya bikin keluarga serta sekitar lingkungan gempar. Penduduk lantas beramai-ramai mengerjakan pelacakan. Korban selanjutnya diketemukan berbarengan pemeran di satu diantaranya rimba wisata.

Selesai digerebek penduduk, pemeran terus diserahkan ke Mapolsek Bandar. Buat mempertanggungjawabkan tingkah lakunya, terduga yg bekerja jadi petani menekuni pengecekan di Satreskrim Polres Pacitan. Dia dijaring clausal 81 ayat 2 UU No 35/2014 terkait Perlindungan Anak.

” Dengan ancaman sekurang-kurangnya 5 tahun, maksimum 15 tahun penjara serta denda Rp 5 milyar, ” jelas AKP Djamin.

Buat keperluan penyidikan, polisi mengamankan beberapa barang untuk bukti. Salah satunya kemeja yg dimanfaatkan korban dan sepeda motor Fiz warna merah. Kendaraan roda 2 itu dimanfaatkan terduga buat menjemput korban.

Belajar dari perkara yg berlangsung, Kasubbag Humas mengimbau warga bijak bermedia sosial. Ialah dengan tak demikian saja yakin dengan orang yg baru diketahui didunia maya. Lebih dalam sejumlah moment awal kalinya, ada penduduk tertipu lantaran pertemuan lewat media sosial.

About admin

Agen Sbobet